Fri 1 Aug 2008
Masih 90% baterai laptop ini menyala, dering ponsel, serta suara obrolan orang-orang di depan rumahku,tampak seolah-olah menunda tidurku malam ini..seperti malam-malam sebelumnya..yang selalu di hinggapi berbagai macam dunia khayal..entah kenapa selalu membuat lelap ini terganggu.
Di tengah gelap kamar, ditemani cahaya screen laptop nampak membutakan mata dan pikiranku dari dunia nyata..
sejenak ilusiku mampir di sudut imaji yang entah sejak kapan ada di benakku..kata “MAPAN” yang ternyata telah menyita malam-malam ku yang telah lalu.
Lalu ada apa dengan kata itu…
“Mapannn…Mapann..dan Mappannnnn…apa sebenarnya arti dari kata ini…” pikiranku semakin melayang..
“kenapa harus Mapann sebagai tolok ukur sebuah kesiapan seorang manusia dalam menjalani hidup ini..?” sambil jemariku memijat-mijat ringan kepalaku.
“bagaimana dengan kedewasaan?apa ga ada hubungannya?,lantas bagaimana dengan kesiapan mental?..” pikirku.
“mungkin ini adalah sebuah kondisi dimana tingkat kepuasan manusia menjadi tolok ukur dari suksesnya manusia dalam menjalani hidup ini…”
“dimana ku temukan jawaban pasti mengenai hal ini….?”
“apakah MAPAN itu?..Punya banyak duit?..atau punya mobil mewah?..atau punya rumah bagus?..atau mungkin punya kekayaan/harta lain yg bisa di ukur?..atau mungkin profesi?Dokter mungkin?Jutawan?Milyuner?…atau eksekutif?…”
“apakah semua materi itu yang menjadi tolok ukur sebuah “Mapan” ?….
“lantas apa itu semua juga yang dapat dijadikan acuan orang dikatakan mapan?”…
“lantas apa itu semua juga yang dapat membawa orang mencapai tingkat bahagia?..”
“atau semua itu juga yang dapat membawa orang mencapai tingkat kesuksesan?…”
Jarum jam telah menunjukkan 00.46 WIB 28 Juli 2008, suasana sepi dilimuti dingin masih menghampiri mlm ku…dengan tanpa diiringi suara jangkrik *mengharap seperti di kampung*…
Namun kuberanjak dari kasurku..kupandangi sudut ruangan ini..kusadari kutemui diri ini di sebuah kota metropolis dengan berbagai macam kehidupan siang dan malam yang tanpa henti..
kubertanya dalam hati “apa gerangan yang sedang di kejar orang-orang hingga larut malam seolah tiada kata tidur bagi mereka?…..apakah seorang eksekutif yang setiap harinya bergelut dengan bisnis ..hingga malam pun kehidupan mereka di lingkari bisnis hingga ke kamar tidur..apakah semua ini untuk sebuah kata “Mapan” ?…ataukah merupakan memang rutinitas yang menjadikan diri kita seolah menjadi robot…?”
“atauuu…kupu-kupu malam yang sedang menjajakan dirinya hingga pagi menjelang…yang kadang-kadang diselingi dengan lari marathon bersama aparat..yang akhirnya tidak jarang dari mereka masuk ke rehabilitasi…apa untuk kata “Mapan” kah mereka melakukan itu semua..?”……
meski kubertanya dalam diri…”inikah ukuran mapan bagi aku?…dengan keadaan seperti ini, apakah ini yang disebut mapan?..ingin kubertanya pada siapa yang bisa menjawab semua lika liku ini…tapi mungkin semua jawaban ada padaku…yang mempunyai rencana sementara dibawah rencana Maha Kuasa…”
“sebuah misteri..yang tak akan pernah berakhir menyerang lelap tidurku…”